Friday, 20 June 2014

Kiddo

le mau

Me ?

Dua hari ?

Ustazah ?

*Flip hair*

Agak poyo di situ . Fine .

***
 Di suatu petang :), 19th of June 2014, SK Lahad Datu II


"Assalamualaikum . Okey . Ustazah guru ganti kepada Ustazah Rubiah . Nama ustazah Nur Meilisa . Kamu boleh panggil ustazah Meilisa . Boleh?"

"Bolehhhhhh ustazahhhhhh." *suara padu bebudak satu kelas*

Senyum .

"Ustazah kita mau belajar apa?" tanya seorang kanak kanak comel . Perempuan .

"Rukun Islam sudah belajar belum ?"

Seseorang menyampuk . Ehh . Budak lelaki yang comel . Hm .

"Sudah ustazah."

"Belum lah . Itu rukun iman ."

"Bukan rukun islam kah ? Rukun islam bah ."

"Bukanlah rukun iman."

Bertekak pulak bebudak ni . Leks .

"Oke . Rukun islam ada 5 perkara . Tadi kata sudah belajar kan rukun iman ? Rukun iman ada 6 perkara . Rukun ada berapa perkara?"

Ehem . Betulkan tudung .

"Ustazah ! Rukun iman ada 5 ."

"Enam ."

"Lima ustazah !"

Garu kepala .

"Aik . Tadi kan ustazah sudah cakap rukun islam ada 5 . Rukun iman ada 6 . Jadi mana satu betul , rukun iman ada 5 kah 6 ?"

"Enam."

"Oke . Pandai ."

Senyum .



ku pendekkan cerita .



Tarik nafas .

"Kalau kita buat baik kita masuk syurga . Kalau kita buat jahat kita masuk neraka . Nanti dekat neraka kita kena seksa ."

"Ustazah , seksa tu apa ?"

Diam .

Ekk . Salah guna kosa kata .

Apa aku nak cakap ni ?

"Okeh . Seksa ni kita kena pukul , kita kena bakar , kena rotan macam macam benda sakit kita kenak . Shikin mau kah ?" *nama budak tu Shikin*

"Tidak."

"Ustazah . Mamak saya cakap , nanti di neraka di kasi minum air api . Kan ustazah ?"

Senyum .

Bebudak ni cekap dalam berkata .

"Jadi , kalau kita buat baik . Kita dapat pahala . Allah pun sayang kita . Kita dapat masuk syurga .Kalau buat jahat, Allah ndak sayang kita lepastu masuk neraka . Ada yang mau masuk neraka ?"

"Tidak !"

"Alhamdulillah."


***

Lembutnya hati kanak kanak yang belum mumaiyiz .

Innocent .

Sangat .

Lurus bendul .

Macam aku . Ehh .

Betullah kata pepatah Melayu , melenturi buluh biarlah dari rebungnya .

Kalau nak lentur masa dah keras jadi batang buluh yang memang dah boleh guna buat meriam waktu puasa dan raya *ehh* alamat tumpul parang sedih usaha tak kesampaian malah luka dek terkena serpihan serpihan yang menyakitkan .

Tak gituuuu .

Sama macam saat kau nak suntik unsur dakwah tu .

Kena cucuk guna jarum yang halus tapi tajam biar kena sampai dalam . Pehh . Tapi jangan sakit biar smooth dan sampai apa yang perlu dan utama untuk mereka tahu .

Senyum .

Ayat yang padu bisa menyentuh kalbu malah membangunkan banyak hati hati yang kian jatuh .


Set !

Nak ngajo lagi . Rindu bebudak tu T.T













"Ustazah ustazah sudah kahwin kah? Kenapa ustazah pakai cincin?" 

Soalan sentap bak peluru berpandu membuatku tergelak tak sangka bebudak boleh pikir cemtu . Ehh .

Adios .

No comments:

Post a Comment